Sepercik Cahaya

bintang,

tahukah apa yang kurasa?

aku sedang menanti,,

menanti sesosok cinta,

ya, aku jatuh cinta,

ku lepaskan segenap sayap pengharapanku,

hingga ia kini terbang bebas melayang jauh,

ku tahu, jika rasaku nantinya tak berbalas,

sakitlah adanya,

tapi ini lah adanya,

aku tak mampu lagi membendung hasrat ini,

hasrat ingin memiliki sosok sandaran hati,

menuntunku..

aku pun tak mengerti apa itu cinta,

hingga aku bisa yakin mengatakan bahwa rasa ini memang ia,

tuhan, jika memang ia tak bisa ku miliki,

buanglah serta hilangkan perasaan yang kurasakan padanya,

rasa suka,

rasa sayang,

rasa cinta, segala yang ada,

, , , , , , , ,

aku hanya tak ingin teruss berharap,

sebuah harapan kosong yang tak pernah berujung,

bintang, aku ingin kilau cahayamu, bagai kilau cahaya cintaku yang kan selalu menerangi langkahnya,

yang selalu ia rindukan disaat malam tanpa bintang,

seperti cahayanya padaku,

walau sekarang yang kurasa hanya sepercik kilau cahayanya yang ia pancarkan padaku,

suatu saat ku ingin lebih dari itu,

_duniasulis_

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s