Satu Hari Di Berastagi

Selesai sudah Perkemahan Wirakarya, kita langsung tancap gas menuju Kota Medan, jadi semalaman berada di dalam bus, sesambil melepas penat. Sampai di terminal  dipagi hari, kita langsung mencari penginapan untuk  bermalam di kota Medan selama satu hari, , ,

Pertama, bingung banget, kita dikasih dua pilihan, yang pertama jalan-jalan keliling kota Medan, yang kedua Jalan-jalan di Berastagi, kita harus memilih salah satu, karena tak mungkin melakukan sekaligus perjalan hanya dalam satu hari,,, akhirnya Sulis milih ke Berastagji aja,,  eh,,, Berastagi, ,,

11:00

kita langsung menuju terminal dengan personel sebanyak 21 orang, 4 orang milih jalan-jalan di Kota Medan,, yang lucunya, pas ke terminal orang 2i sekaligus masuk satu angkot??? haha,,, nggak kebayang deh,,

sesampai di terminal, e,,e,, liet ibu-ibu jualan jambu gede banget, baru pertama deh liat jambu biji segede buah pepaya,, ya,, karena penasarann, akhirnya beli juga, pengen tahu apa bedanya sama rasa jambu biji yang ada di Bangka, ,,hmm,, sama aja,, ukurannya yang beda,, kita semua pada tergiurr,,🙂

pejalanan yang kita tempuh dari kota Medan menuju Berastagi, kurang lebih sekitar 2 jam,, sambil melihat kiri-kanan pemandangan sekitar selam perjalanan, waw, berkelok-kelok,, kayak ular, melewati pegunungan,, di Bangka mah nggak ada!,,, hahaha,, semakin menuju Berastagi, suhu semakin menurun, kita orang Bangka tidak terbiasa dengan suhu rendah, dengan suhu Bangka yang tropis, , brrrrrrrrrr,,,sesampai Diberastagi,,  dingin,, lantai rumah aja, dingin banget, apalagi air kamar mandi,, brrrrrrrrr, kayak dalam lemari es?… hahaha,, jadi kudekk,,

berastagi

Sebenarnya yang mau ke Berastagi adalah kakak pendamping kami, karena ini adalah kampung halamannya, ya, kalau sudah ke Medan,, sayang kalau tidak pulang kampung, menemui sanak saudara, dan ziarah ke makam saudara…

setelah ziarah, kita jalan-jalan ke kebun, menikmati indahnya pemandangan dikaki bukit, keren,, ditengah-tengah kebun,,

serta bisa melihat secara langsung pencucian wortel,,, satu kilo wortel seharga Rp. 200o,- wow, jadi tertarik pengen nyoba makan wortel yang masih freshh,,hmm,, dingin banget,, kayak dimasukin dalam, lemari es!🙂

proses pencucian wortel

wow,,

kita bisa melihat dengan jelas pegunungan yang ada di sekeliling, termasuk gunung Sinabung dan Sibayak,

setelah puas berjalan-jalan dikebun,,, saatnya kita ke tempat wisata bukit Gundaling, keren, buat foto-foto,,

Bukit gundaling

di sana juga terdapat pasar tradisional yang menjual berbagai macam cendramata, mulai dari baju, sweater, dan aksesoris lainnya.

makyoss, sayangnya aja Sulis nggak bawa uang banyak,, hehehehe, klo nggak udah Sulis borong,,,🙂

 

tak terasa, waktu cepat berlalu, hari semakin gelap, berakhirlah sudah perjalan kami di Berastagi, bye,, pengalaman tak terlupakan banget,

kemudian kami kembali ke penginapan kami di Medan, dan tiba sekitar pukul 21.00…  capekk, tapi seneng banget,, baru pertama jalan ke daerah pegunungan,, mantapp,,,

i miss u berastagi..

_duniasulis_

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s