P.U.P.A

Brukk!!

Terdengar bunyi hempasan tas Tika diatas kasurnya, maklum buku yang ia bawa banyak sekali, mungkin semua buku mata pelajaran dari senin sampai sabtu ada didalm tasnya. Ia kesal, sungguh kesal pada teman-temannya. Tika juga mempunyai teman-teman dekat yang biasanya sekarang ini disebut geng, beranggotakan 5 orang yaitu Bima, Bintang, Bobi,Tania dan Tika sendiri. Mereka sudah berteman sejak SD, Bersambung kembali di SMP, dan kemudian SMA, ya sampai sekarang ini. Yang membuat Tika kesal adalah ia merasa teman-temannya tidak mempunyai waktu lagi untuk kumpul-kumpul seperti geng-geng lain. Sebetulnya geng mereka yang bernama “de 3B2T” kepanjangn dari nama mereka 3B= Bima, Bintang, Bobi 2T= Tania, Tika, sangat kebetulan,,. Tapi yang mebuat kesal Tika kali ini adalah ia merasa teman-temanya sudah sibuk dengan urusan masing-masing, disuruh kumpul-kumpul susah banget. Maklum Tika adalah Ketua dari geng tersebut.

“susah bener ya kalau disuruh kumpul!! Yang inilah, itulah, apa persahabatan ini tak perlu untuk diperjuangkan lagi? Huh..” Tika menggerutu sendiri dikamar. “coba liat mereka, geng-geng lain, mereka selalu ngumpul-ngumpul, kalian ngerti nggak sih kalau aku kita itu selalu kompak, aku ingin geng kita selalu menjadi contoh!!”sambil melemapar hapenya ke atas kasur. Untung saja diatas kasur, kalau dilantai? Bisa berabe nih, pikir Tika dalam hati. “ tuh kan gara-gara kalian aku yang jadi emosi, sekarang terserah dah!”gerutunya lagi.

Malamnya Tika mencoba Sms teman-temannya,mencoba mengajak mereka kumpul-kumpul.

Boi… hari Minggu besok ikut Lintas alam mau ngga? Yang nyelenggarain Universitas deket sekolah kita…?

Balasannya

Bima: yah, aku mau tanding Futsal nih Tik? Ngga apa-apakan, ajak yang lain aja

Bintang: boleh, tapi sorean ya Tik?

Bobi: (tak ada jawaban)

Tania: waduh ngga bisa neng, ada acara keluarga.. terus gimana?

Tika semakin kesal , langsung dibalasnya sms teman-temannya secara bersamaan.

Aku pergi sendiri aja deh, susah ngajak kalian tahu ngga?

Langsung dinonaktifkan hapenya. “ emang aku pikirin, aku bisa ikut kok tanpa kalian?”.

Esok harinya,,

Tika memang mengikuti Lintas alam tanpa teman-temanya, tapi sungguh dalam hatinya dengan ia marah semalam berharap teman-temannya bakal datang, ternyata tak satupun batang hidung mereka yang kelihatan. Tika jadi bingung sendiri, ngga ada temen, satu SMAnya pun ngga ada(mungkin? Apa ngga pernah liat aja disekolah).

Dan selebihnya lagi membuat Tika kelabakan, Lintas alam harus mempunyai Tim, maksimal 5 orang? Mau pulang? Kepalang sudah masuk? Haduh..haduh. tiba-tiba ada salah satu panitia yang mendekati, Tika Keringetan, ia takut disuruh pulang karena tidak mempunyai Tim. Haduhh gimana nih, masa disuruh pulang? Kan malu? Pikirnya dalam hati.

“kamu tidak punya tim” tanya panitia laki-laki itu, badannya tegap, berkulit hitam,wow, mengerikan banged dah, dan tentunya berhasil membuat Tika Keringat dingin.

“ i..iya kak?”jawab Tika ragu.

“ kamu gabung saja dengan tiga orang itu? Mereka juga tidak mempunyai Tim, minimal adalah 4 orang. Daripada kami pulangkan kamu yang tak mempunyai Tim, karena kami tak berani mengirimkan 1 orang ke dalam perlombaan ini, terlalu banyak tantangn, dan itu akan lebih mudah dijalani jika mempunyai Tim. Okke?”

Tika pun menggangguk, mau gimana lagi?. Tika menyengir kuda, melihat dua anggota timnya, yang satu berbadan gemuk, bawaan tasnya banyak banged (pasti isinya makanan.. asekk buat cadangan), yang satunya tampak pucat pasi, lunglai (pikir Tika ni orang bisa apa ngga diajak ikutan lintas alam?). Tika mendekati keduanya dan memperkenalkan diri, “nama aku Tika, salam kenal gan”. Pertama tika manjabat anggotanya yang berbadan gemuk, perempuan itu hampir saja memeras tanggannya, “ aww.!” Tika mengaduh, ternyata nama perempuan gemuk itu adalah Dita. Kemudian Tika mengacungkan tangan kepada perempuan lunglai kemayu yang satunya, ya Tuhan, waktu terasa bagaikan diperlambat dengan gaya kemayunya, yah namanya Gemala.

“okke, aku saja yang jadi ketua kelompok ini, okke, bagusnya dikasih nama apa yah? Hmmm.. Brimob aja dehh,, Berisi, montok, Bohai ..hahahah”

Kedua perempuan itu nampak setuju-setuju saja, tak ada perubahan mimik muka, sesuatu yang terlihat tak begitu penting dimata mereka, mau nama apa kek, siapa ketua kelompok kek?. Entah apa yang membuat mereka datang ke sini, mungkin hanya sekedar tak mau ketinggalan zaman, pikri Tika.

Pos pertama..

Pos ini adalah pos keberangkatan, siapa yang berangkat duluan adalah kelompok yang bisa memecahkan kode sandi yaitu sandi semaphore. Sialnya lagi materi ini adalah materi yang tak dikuasai Tika. Akibatnya Kegiatan lintas alam yang jumlah pesertanya 21 tim, tim Brimob jadi tim paling akhir berangkat, mana panas, kesel, esmosi, tapi tidak dengan anggotanya, mereka masih tampak tenang, seperti tak pernah terjadi apa-apa dan itu mungkin tak penting bagi mereka. Tika jadi bingung.

Diperjalanan, mereka harus melewati berbagai rintangan, mencari jejak agar tidak tersesat. Sungguh tak mudah satu tim dengan orang yang baru kita kenal (kaya ngomong sama tunggul aja), belum tahu karakter sifat masing-masing, diperjalanan pun hanya diam-diam saja, mereka hanya mengikuti kemana langkah tika melangkah, yang sebenarnya tika pun tak mahir dalam membaca jalan. Dan ternyata mamang terjadi… mereka tersesat ditengah hutan bukit..!

“duh, kita dimana nih gan? Perasaan muter-muter disini doang? Atau jangan-jangan?”pikir tika negatif

“apa! Aku ngga mau,aku mau pulang, nanti aku kelaperan?” si gendut mulai angkat bicara sambil membuka isi tasnya dan membuka bekalnya.

“kita cari jalan keluarnya sama-sama”kata tika tenang.”kalau kamu gem, bagaimana menurutmu?”

“ hmm,, menurut saya, ada yang sengaja menhilangkan jejak, soalnya disekitar sini tak ada bekas jejak kaki baru.” Kata tika yang menurut tika, hampir satu jam berlangsung saat dia bicara. Tapi sepertinya dia berguna juga, pikir tika.

“okke, sepertinya sementara ini penunjuk jalan dipimpin gemala”

Mereka pun berjalan, kemana Gemala melangkah, maka kesanalah mereka melangkah, tak tahu benar apa tidaknya, pokoknya yang penting jalan. Tiba-tiba Gemala berhenti,,

“kok berhenti sih?” kata tika dan Dita bersamaan.

“hmmm…aku..”jawab Gemala gugup

“jangan bilang kita nambah nyasar?” jawab Tika emosi

“hmmmm….” gemala ragu

Bersambung….

_duniasulis_

2 thoughts on “P.U.P.A

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s