Metamorfosis (2)

mari kita sambung lagi.. cemangaaatttt…

konon cerita pas ga lulus SNPMTN Tulis, esok paginya langsung cuss ke bank ngdaftarin STPN, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, inget. jangan sampai nanya-nanya lagi apa itu STPN. soalnya tabu bener didengar masyarakat -__-, sedih bener, ada yang Bilang Sekolah tinggi Pertahanan nasional, inget PERTANAHAN sekali lagi PERTANAHAN. malah ada yang nulis diweb Sekolah Tinggi Perjodohan Nasional, ckckk ada-ada aja. tapi bener deh, baru sebulan udah banyak yang cinlok-cinlok gitu. maklum Asrama cuy. Okey saya jelasin STPN adalah Sekolah tinggi dibawah naungan Badan pertanahan Nasional. jadi kaya sekolah kedinasan. dulu sempat menjadi sekolah ikatan dinas, tapi sekarang ngga lagi. dulu juga namanya bukan STPN tapi Akademi Agraria. info lebih lanjut http://www.stpn.ac.id kalau ada yang bingung ilahkan komen dibawah ini atau nanti bikin artikel baru mengenai STPN.
kembali kelaptop, aku iseng-iseng ngedaftarin Ke STPN Baca lebih lanjut

Metamorfisis

Salam kangen buat sahabat sulis :”) udah lama banget ga posting, padahal kemaren udah janji, udah ngerencanain buat mosting, tak akan ku biarkan blog ini mati.. Hahahahahah #ehh. Sebelumnya aku minta maaf untuk segenap pembaca setia duniasulis yang udah setia menunggu (kalau ada) 😀 postingan selanjutnya, cerita yang belum disambung-sambung kaya ngegantung gitu, eh tapi seru deh bikin cerita yang akhirnya gantung 😛 :p. Tapi yang pastinya selama ini bukannya aku lupa sama blog, tapi sumveh pikiran aku tuh galau banget dari selesai UN, lanjut lagi pas ngedaftar perguruan tinggi… Oalah… Gila… Bener-bener gila… Untung ga bunuh diri saya! 😀 tapi sekarang alhamdulillah, sekarang udah ketemu titik terang, bye galau,, dadah galau sono jauh-jauh ga usah deketin aku lagi :o. Aku ga keterima SNMPTN undangan, nilai UN pas-pasan, sumveh saat itu sakit banget dah, terasa dunia ini ga adil buat orang-orang baik kaya aku *sok baik*, pengen banget aku demo biar si UN dihapus ajalah, ngajarain generasi tentang kelicikan! Terus lanjut lagi aku ga lulus SNMPTN tulis, gara-gara aku ga nyantumin pilihan univ pada saat daftar online, aku kira itu ngisinya pas mo ujian? Rupanya pas saat itu juga, yang akunya cuma nyantum satu aja, apalagi itu perguruan tinggi ternama di Bogor, perguruan tinggi yang daya sainya paling tinggi se Indonesia. Alamak udah jelas banget hasilnya, mati-matian aku ngejelasin ke orang tua. Pada saat itu juga jauh sudah aku berkelana, sendirian, bermodalkan nekat, eh ga deh, bermodalkan keberanian. Berangkat kebandung buat daftar salah satu STIKes di Bandung jurusan anestesi, lagi-lagi ga lulus :”( padahal tinggal tahap akhir gara-gara uang sumbangannya kurang banyak. Cabal..cabal… Hufft.. Matre bener sih! Mana dapet kabar kalau hasil SNMPTN ga murni banyak yang pake duit, KKN merajalela! Sebelum ke Bandung juga aku ikut tes salah satu sekolah kedinasan di Bandung tapi tesnya dibangka, ga lulus juga… Gagal maning..gagal maning… Malang nian nasib anakmu ini mak, penyebabnya ya itu, anak titipan yang diutamain. Padahala udah punya segudang rencana, orang tua juga udah berharap banget :”(. Aku kecewa banget, kecewa sama diri aku sendiri, ga sanggup aku melihat wajah mereka. Bersambung…

P.U.P.A

Brukk!!

Terdengar bunyi hempasan tas Tika diatas kasurnya, maklum buku yang ia bawa banyak sekali, mungkin semua buku mata pelajaran dari senin sampai sabtu ada didalm tasnya. Ia kesal, sungguh kesal pada teman-temannya. Tika juga mempunyai teman-teman dekat yang biasanya sekarang ini disebut geng, beranggotakan 5 orang yaitu Bima, Bintang, Bobi,Tania dan Tika sendiri. Mereka sudah berteman sejak SD, Bersambung kembali di SMP, dan kemudian SMA, ya sampai sekarang ini. Yang membuat Tika kesal adalah ia merasa teman-temannya tidak mempunyai waktu lagi untuk kumpul-kumpul seperti geng-geng lain. Sebetulnya geng mereka yang bernama “de 3B2T” kepanjangn dari nama mereka 3B= Bima, Bintang, Bobi 2T= Tania, Tika, sangat kebetulan,,. Tapi yang mebuat kesal Tika kali ini adalah ia merasa teman-temanya sudah sibuk dengan urusan masing-masing, disuruh kumpul-kumpul susah banget. Maklum Tika adalah Ketua dari geng tersebut.

“susah bener ya kalau disuruh kumpul!! Yang inilah, itulah, apa persahabatan ini tak perlu untuk diperjuangkan lagi? Huh..” Tika menggerutu sendiri dikamar. “coba liat mereka, geng-geng lain, mereka selalu ngumpul-ngumpul, kalian ngerti nggak sih kalau aku kita itu selalu kompak, aku ingin geng kita selalu menjadi contoh!!”sambil melemapar hapenya ke atas kasur. Untung saja diatas kasur, kalau dilantai? Bisa berabe nih, pikir Tika dalam hati. “ tuh kan gara-gara kalian aku yang jadi emosi, sekarang terserah dah!”gerutunya lagi.

Malamnya Tika mencoba Sms teman-temannya,mencoba mengajak mereka kumpul-kumpul.

Boi… hari Minggu besok ikut Lintas alam mau ngga? Yang nyelenggarain Universitas deket sekolah kita…?

Balasannya

Bima: yah, aku mau tanding Futsal nih Tik? Ngga apa-apakan, ajak yang lain aja

Bintang: boleh, tapi sorean ya Tik?

Bobi: (tak ada jawaban)

Tania: waduh ngga bisa neng, ada acara keluarga.. terus gimana?

Tika semakin kesal , langsung dibalasnya sms teman-temannya secara bersamaan.

Aku pergi sendiri aja deh, susah ngajak kalian tahu ngga?

Langsung dinonaktifkan hapenya. “ emang aku pikirin, aku bisa ikut kok tanpa kalian?”.

Esok harinya,,

Tika memang mengikuti Lintas alam tanpa teman-temanya, tapi sungguh dalam hatinya dengan ia marah semalam berharap teman-temannya bakal datang, ternyata tak satupun batang hidung mereka yang kelihatan. Tika jadi bingung sendiri, ngga ada temen, satu SMAnya pun ngga ada(mungkin? Apa ngga pernah liat aja disekolah).

Dan selebihnya lagi membuat Tika kelabakan, Lintas alam harus mempunyai Tim, maksimal 5 orang? Mau pulang? Kepalang sudah masuk? Haduh..haduh. Baca lebih lanjut

Putri, jangan berkhayal lagi! part 2

Malam pertama di villa, aku dan fikri berjalan disekitar villa, menikmati suasana malam yang sunyi, hanya ada suara angin yang berhembus serta suara hewan-hewan malam. Dinginnya suasana bogor tak mampu menghalangi niat kami, semua semakin terasa indah dengan taburan bintang diantara langit. Sungguh sempurna, jarang ditemukan saat berada di Jakarta. Ditepi danau kami merebahkan badan diantara rerumputan, menatap langit nan luas, sungguh ciptaan yang luar biasa oleh Sang Esa. Menikamati pantulan bulan di atas danau.
Tiba-tiba datang peri-peri kecil, mereka menari diatas kami. Mereka menari bebas, lenggak-lenggok kesana kemari layaknya penari balet. Peri-peri itu seperti memantulkan cahaya warna-warni, kadang cahayanya diam sesaat, kemudian menghilang, kemudian muncul cahaya lagi. Tarian malam yang indah, mungkin puluhan peri-peri kecil itu tak pernah kelelahan untuk menari, memperlihatkan tarian indah mereka pada kami, manusia yang bertubuh besar. Baca lebih lanjut

Putri, jangan berkhayal lagi!

“Tolong!!!… tolong!!”. Teriakku sekencang-kencangnya, hanya itu setahuku yang dapat aku lakukan, dalam situasi serumit ini. Dua perampok hutan terlarang mengejarku, ku akui ini memang salahku, nekat memasuki hutan terlarang, ini karena benny, kucing peliharaanku lari kedalam hutan terlarang. Desaku memang tak jauh dari hutan terlarang, namun para penduduk tak ada yang berani memasuki hutan itu, demi keselamatan lebih baik berdiam diri didalam gubuk.
Kuharap akan datang sebuah bantuan. Aku telah kehabisan tenagaku untuk berlari, sementara perampok itu terus mengejarku. Aku tahu cerita tentang perapok hutan terlarang ini, katanya mereka akan mencari korban mereka sampai dapat. Dan kemudian membunuhnya. Aku bersembunyi dibalik pohon binjai yang besar, memeluknya pun aku tak bisa.aku pikir ini tempat yang tepat untuk bersembunyi, walau aku tahu lambat laun para perampok itu akan segera menemukan keberadaanku. Padahal apa yang ingin mereka ambil dariku?? Aku hanya gadis miskin, tidak membawa apa-apa, pikiranku sudah melayang entah kemana membayangkan apa yang akan terjadi padaku,,, ohhh tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!!.”ayolah siapapun, tolong aku”. Baca lebih lanjut

AKHIR DARI PERSAHABATAN EPISODE 10 (END)

•••
Aku mendapati Rendy, aku berusaha mengejarnya, tapi kenapa semakin cepat aku berlari semakin cepat ia lari, ia menjauhi aku,, hingga akhirnya aku kehilangan jejak dia,,,huftt.
Perasaanku sama sekali tidak tenang, ada rasa penyesalan dalam diriku, mengapa aku berbohong? Mengapa aku tak mengatakan yang sejujurnya? Mengapa aku melawan perasaanku? Aku terdiam menenangkan pikiran, dengan apa aku membalas semua ini,apa yang harus aku lakukan? Rendy, semenjak itu dia menghilang, komunikasi diantara kami putus, setiap kali aku kerumahnya, mamanya selalu bilang dia sedang tidak ada dirumah. Aku sungguh tak mengerti. Sudah hampir seminggu aku melakukan hal yang sama, dan hari ini aku ingin mencobanya lagi, tapai apa yang ku dapati, , selalu nihil, Rendy bagai hilang ditelan bumi, aku tahu, pasti ini dilakukan dengan sengaja, tak mungkin rendy seperti ini.
Sepulang dari rumah Rendy, aku bertemu Juli, wah, sudah berapa minggu ini aku tak melihatnya. Katanya sih dia sedang keluar kota beberapa hari yang lalu, entah apa yang ia lakukan?..
“Jul, kamu kemana aja?”
“baru pulang nih vik, dari luar kota, kok kamu sendirian?”
“o,, lagi ada urusann nih,, hahahaha,, biasa lahh, Rangga sama Dimas ngga boleh ikut”.
“hmm,, tapi kamu sama mereka baik-baik aja kan”?
“may be yes, may be no? Hahaha, “
“owhh,,, ni aku ada acara makan-makan, lusa malam, dateng ya,,, di cafe,, pokoknya harus dateng, kalau ngga dateng aku bakal benci banget sama kamu Vik?” Baca lebih lanjut

AKHIR DARI PERSAHABATAN EPISODE 9

•••
Aku nggak nyangka banget, bahwa kecelakaan kemarin membawa berkah untukku, kata dokter gangguan2 yang dulu sering kualami semenjak kejadian waktu ku kecil, sekarang sudah pulih total,, haha, ni bola emang membawa berkah, dan Rendy, aku bisa manfaatin dia untuk sementara waktu ini untuk memata-matai si letisna. Walaupun Cuma 1 minggu, ya, aku memberi syarat 1 minggu untuk menemaniku memata-matai Letisna, baru aku mau memaafkan dia. Padahal aku nggak marah-marah amat, tapi karena keadaan mendesak, mana dia ngotot banget pengen aku maafin dia.
Sore ini aku menelpon Rangga, aku mau minta tolong temenin ke toko buku. Tapi apa jawabnya? Dia mau nemenin cewe barunya ke salon??ahh,, sebel, lebih baik minta tolong sama Rendy sambil menjalankan misi. Baca lebih lanjut