Dirgahayu Indonesiaku, Tanah Air Beta

17 Agustus 1945..

tujuh belas agustus tahun empat lima
itulah hari kemerdekaan kita
hari merdeka nusa dan bangsa
hari lahirnya bangsa Indonesia
merdeka!
sekali merdeka tetap merdeka
selama hayat masih dikandung badan
kita tetap sedia tetap setia
mempertahankan Indonesia
kita tetap sedia tetap setia
membela negara kita…
(H Muntahar)

sudah 66 tahun Indonesia merdeka, sejak proklamasi

Jumat, 17 Agustus 1945 Tahun Masehi, atau 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang dibacakan oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.

Isi Teks Proklamasi

Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah:

 

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan

dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta

 

 

Naskah Otentik

Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik), salah seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi.

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal² jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan

dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, 17-8-’05

Wakil2 bangsa Indonesia.

 

semoga semangat ini akan selalu berada  dalam diri kita,

sudah terlalu lama kita terlelap.

“BANGKITLAH INDONESIA”

kita adalah bangsa yang kuat,

garuda didadaku

Pancasila Ideologiku

Merah putih Benderaku

Merah= Berani

Putih= Suci

selamat ulang tahun untuk seluruh warga Indonesia..:)

_duniasulis_

Iklan

Contoh Naskah Drama

Pas pelajaran seni, kita dapat tugas membuat naskah drama dan mementaskan drama, dan kami ingin berbagi kepada pembaca tentang drama kami………
Selamat membaca………:)

Sok Jagoan Anak Jaman Sekarang

Setting menggambarkan di sekolah. Ada 2 kelompok remaja yang berbeda prinsip. Kelompok pertama terdiri dari Mano,Della,Sulis,Vandio,dan Fadil. Sedangkan kelompok kedua terdiri dari Erlinda,Adhe,dan Putra.

Saat pelajaran habis, Mano, Della,dan Sulis sedang berjalan di koridor sekolah menuju kelas. Saat sedang berjalan, tiba-tiba Mano tidak sengaja menyenggol Erlinda yang sedang memainkan hp.

Erlinda : “eh…gak punya mata ya???liat tuh hp gue jatuh!!!!” (barbicara dengan nada tinggi)
Mano : “maaf ya….aku gak sengaja…”
Erlinda : “maaf maaf….enak aja!!!!”
Sulis : “udahlah…gak usah diladenin!!” (pergi meninggalkan Erlinda)
Erlinda : “ehh..sialan banget lo..gue lagi ngomong tau!!!lo kira gue patung???”
Lalu Mano,Della,dan Sulis tetap tidak mendengarkan Erlinda dan tetap pergi.

Setelah itu didalam kelas,Mano dan teman-temannya sedang duduk. Tiba-tiba Erlinda datang.

Erlinda : “eh cupu!!!lo kurang ajar ya…gak liat hp gue hancur gitu???lo biasa-biasa aja lagi..”
Sulis : “udahlah Er…Mano tuh gak sengaja!!!”
Erlinda : “gak sengaja lo bilang???mata lo picek!!!!” (berkata dengan kasar)
Della : “gak usah kasar gitu lah Er…biasa aja kaleeee!!!”
Erlinda : “buat lo biasa aja….tapi buat gue gak..”
Mano : (berkata dengan nyolot) “gue bilang gue gak sengja!!!lo tuli???”
Erlinda : (hampir menampar Mano)
Della : “ehh…” (sambil menangkap tangan Erlinda) “gak usah kasar lo ya!!!jaga tuh mulut..jangan asal nuduh!!!”
Erlinda : (langsung menjambak rambut Mano) “lo bertiga emang cari mati sama gue!!!!”
Della : (dengan gugup Della langsung menyuruh Sulis untuk memanggil Vandio dan Fadil) “Sulis…cepat kamu panggil Vandio sama Fadil!!!”

Lalu Sulis langsung pergi menemui Vandio dan Fadil.

Sulis : “Van…Dil…Mano dihajar sama Erlinda!!!!cepat ke kelas!!!”
Kemudian dengan tergesa-gesa mereka menuju ke kelas.
Vandio : “ehh..apa-apaan nih???” (memisahkan Erlinda dan Mano)
Fadil : “lo jangan gangguin teman gue!!!”
Erlinda : (dengan kesal,Erlinda menunjuk Mano) “awas lo!!!liat aja ntar…”
Lalu Erlinda pergi meninggalkan kelas.
Vandio : “lo gak apa-apa kan Mano???”
Fadil : “iya…lo gak apa-apa kan???”
Mano : “gue gak apa-apa kok….”

Di tempat lain.

Erlinda : “ahhhhh..sialan banget tuh si Mano!!!!”
Putra : (heran melihat Erlinda) “kenapa Er????”
Erlinda : “tuh si Mano…udah nyenggol gue,hp gue jatuh,masih aja nyari masalah…terus lebih parah lagi,gue dihina boy sama teman-temannya!!!”
Adhe : (sambil menggenggam kaleng) “sialan!!!nyari perkara mereka!!!”
Putra : “terhina banget kita….kita samperin aja langsung…”
Adhe : “oke..siapa takut…”

Akhirnya mereka menemui Mano dan kawan-kawan yang sedang berkumpul didalam
kelas.

Erlinda : “ehh..masalah kita belum selesai ya!!!!”
Putra&Adhe : “bantai aja Er!!!tunggu apa lagi…”
Vandio&Fadil : (melerai Erlinda dan Mano) “woi..woi…tenang-tenang!!!”
Adhe : “ehh..lo jangan ikut campur!!!!ini masalah teman gue…”
Vandio : “ini juga masalah teman gue!!!!”
Adhe : “ehh..rese’ lo ya!!!!”

Akhirnya mereka berkelahi. Ketika Adhe mau melesatkan kepalan tangannya ke Vandio,

Mano : stttttttttttttttttttttttttttttttttoooooooooooooooooopp?( semua terhenti)
Semua : stop!(tak,tak,tak dum, tak, tak dum) kau mencuri hatiku, hatiku.. stop kau mencuri hatiku( bernyanyi sambil berjoget, meninggalkan panggung).

Baiklah ini lah sepenggal drama yang disusun oleh :

1. Sulistya Wahyuningsih
2. Della Jenisa
3. Rista Fitriani
4. Erlinda Purnama sary
5. Putra Harisyan Sastra
6. Fadhil Muhammad Akrom
7. Vandio Abdlista
8. Adhe Gusty Vernanda

Kelas: XI IPA 2 (2010/2011)
Sekolah: SMA N 3 Pangkalpinang

Sebenarnya nih drama kagak tau lagi akhirannya, hahaha,,,ide ini didapat tanpa disengaja…

Contoh Karya Ilmiah

beberpa waktu lalu, sulis dapet tuga disuruh bikin Karya ilmiah tentang Hukum Bernouli, agak mengalami kesulitan sih,, mana nyari di dunia maya malah nambah puyeng. belajar dari pengalaman, sulis mo bikin posting contoh karya ilmiah remaja, untuk temen2 lain,,,, semoga berguna,,

TUGAS FISIKA

D

I

S

U

S

U

N

Oleh:

1. Rista Fitriani

2. Sulistya Wahyuningsih

3. Della Jenisa

4. Erlinda Purnamasari

 

SMA N 3 PANGKALPINANG

TAHUN AJARAN 2010/2011

Karya Ilmiah Remaja

“Penerapan hukum bernouli”

Kata Pengantar

Kami panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan ridho-Nya kami dapat menyelesaikan laporan penelitian ini. Fisika merupakan cabang dari pelajaran IPA. Melalui Fisika kita dapat memanfaatkan suatu kejadian yang terjadi di lingkungan dalam kehidupan sehari-hari yang sebelumnya tidak dapat digunakan. Laporan penelitian ini kami peroleh dari suatu penelitian bukan omong kosong belaka.

Saya juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu saya dalam pembuatan karya ilmiah ini dan berbagai sumber yang telah saya pilih sebagai data dan fakta pada karya ilmiah ini. Saya menyadari bahwa saya hanyalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Begitu pula dengan karya ilmiah ini yang telah saya selesaikan. Tidak semua hal dapat saya deskripsikan dengan sempurna dalam karya tulis ini. Namun saya melakukannya semaksimal mungkin dengan kemampuan dan pengetahuan yang saya miliki. Saya akan menerima semua kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya ilmiah saya di masa datang. Oleh karena itu, penelitian ini dapat kami tulis supaya dapat berguna bagi pembaca.

Pangkalpinang, 11 januari 2011

Tim Penyusun

Daftar Isi

Kata Pengantar………………….………………………………………………………………………..iii

Daftar Isi………………………………………………………………………………………………..iv

BAB 1 PENDAHULUAN………………………………………………………………………………….1

1.1 Landasan Teori…………………………………………………………………1

1.2 Tujuan………………………….…………………………………………………….3

1.3 Waktu Praktikum………….…………………………………………………….3

BAB 2 ISI………………………………………………………………………………………………………4

2.1 Alat dan Bahan………….………………………………………………………..4

2.2 Cara Kerja………………….……………………………………………………….5

2.3 Hasil Pengamatan………..……………………………………………………..6

2.4 Analisa Data………….…………………………………………………………….6

BAB 3 PENUTUP…………………………………………………………………………………………..7

3.1 Kesimpulan…………………………………………………………………………7

3.2 Saran………………………………………………………………………………….7

Daftar Pustaka………………………………….………………………………………………………….8

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Landasan Teori

Gambar 1.1

Dalam kehidupan sehari-hari, asas Bernoulli diterapkan pada karburator mobil, venturimeter, pipa pitot, botol penyemprot parfum, dan alat semprot serangga. Asas Bernoulli juga dapat digunakan untuk melakukan kalkulasi kebocoran pada tangki air yang seperti kami praktekkan.

Gambar 1.1 menunjukkan sebuah kaleng yang diisi air sampai kedalaman h1. Pada dinding kaleng terdapat lubang kebocoran yang terletak pada ketinggian h2 yang diukur dari dasar kaleng.

Jika m adalah massa zat cair yang berpindah. ρ ( rho) adalah massa jenis zat cair dan m/ρ adalah volume zat cair yang berpindah. Maka jumlah semua usaha yang menggerakkan zat cair adalah sama dengan bertambahnya energi kinetik dan energi potensial.

Wtot = Ek + Ep

F1 . l1 – F2 . l = Ek + Ep

(P1 . A1 . l1) – (P2 . A2 . l2)

= (½mv22 – ½mv12) + (mgh2 – mgh1) P1 . m/ρ – P2 . m/ρ

= (½mv22 – ½mv12) + (mgh2 – mgh1 )P1 . m/ρ + mgh1 + ½mv12

= P2 . m/ρ + mgh2 + ½mv22

P1 + ½ρv12 + ρgh1 = P2 + ½ ρv22 + ρgh2

Atau

P + ρgh1 + ½ ρv2 = Konstan

Ket :

P = Tekanan (kpa)

h = tinggi sistem diatas bidang acuan (m)

ρ = massa jenis fluida (kg/m3)

v = kecepatan fluida (m/s)

g = percepatan gravitasi (m/s2)

Persamaan diatas disebut juga sebagai Persamaan Bernoulli. Persamaan Bernoulli sangat berguna untuk penggambaran kualitatif berbagai jenis aliran fluida. Persamaan Bernoulli diatas dikenal sebagai persamaan untuk aliran lunak, fluida inkompresibel, dan nonfiskos.

1.2 Tujuan

Membandingkan perpindahan fluida berdasarkan Hasil Observasi dan Teori (rumus).

1.3 Waktu Praktikum

Tempat : Jln.Hayati, Perumnas Kace

Hari,tanggal : Jum’at, 11 Maret 2011

Waktu : Pukul 13.00-16.00

BAB 2

ISI

2.1 Alat dan Bahan

1. Kaleng berisi air 5. Gayung

2. Kursi 6. Ember

3. Meteran 7. Paku

4. Palu

2.2 Cara kerja

1. Kami menyiapkan satu kaleng biskuit bekas atau bejana-bejana lainnya yang bisa digunakan untuk menampung air.

2. Selanjutnya, kami melubangi kaleng tersebut dengan paku dan palu pada titik ¼ dari tinggi kaleng.

3. Kami meletakkan kursi di permukaan tanah yang datar dan kemudian meletakkan kaleng tersebut ke atas kursi, kami meletakkan pada tepi kursi yang menghadap ketanah agar mempermudah proses pengukuran.

4. Sebelum kami mengisi air, sumbat terlebih dahulu lubang pada kaleng, lalu kami mengisi penuh kaleng tersebut dengan air.

5. Kami meletakkan meteran di permukaan tanah agar dapat mengukur air yang akan memancar dari lubang tersebut.

6. setelah semua persiapan selesai, kami melepaskan penyumbat pada lubang kaleng, dan keluarlah air dari lubang tersebut dan memancar pada permukaan tanah yang sebelumnya sudah kami persiapkan meteran di sisi pancaran air, kemudaian kami mengukur jarak pancaran air terjauh.

2.3 Hasil pengamatan

Setelah kami mengukur dengan meteran kami dapati hasil berikut:

Dik, htotal = 67 cm= 0,67 m

h1 = 16 cm= 0,16 m

h2 = 51 cm= 0,51 m

x = 49 cm= 0,49 m

Dit, x=….? pada rumus

v=….?

t=….?

Jawab :

x=2 √h1.h2 v= √2.h2 t= √2.gH

=2 √0,16.0,51 g = √2.10.0,67

=2 √0,0816 = √2.0,51 = √13.4

=2.0,28 10 = 3,66 m/s

=0,56 m = √1,02

10

= √0,102

= 0,319 s

2.4 Analisa Data

Setelah kami melakukan percobaan, ternyata hasil perhitungan berdasarkan rumus dengan berdasarkan praktek tidak sama percis ( beda-beda tipis). Ini dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhi misalnya, kekuatan angin disekitar lokasi pekerjaan, diameter lubang yaitu semakin kecil lubang, maka akan semakin jauh jarak pancaran air yang akan keluar dari lubang tersebut.

BAB 3

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Dalam suatu percobaan, nilai yang kami peroleh dari mempraktekkan dengan menghitung rumus berseda tipis. Hal itu terjadi dikarenakan beberapa faktor misalnya, kekuatan angin disekitar lokasi pekerjaan, diameter lubang yaitu semakin kecil lubang, maka akan semakin jauh jarak pancaran air yang akan keluar dari lubang tersebut.

3.2 Saran

1. Dalam mengukur, kita harus benar-benar teliti.

2. Pengukuran juga harus tepat.

3. Dalam penggunaan rumus, harus teliti dalam menghitung.

DAFTAR PUSTAKA

Purwoko, Fendi. 2006. Fisika SMA Kelas X, XI, XII. Bogor: Yudhistira.

Ruwanto, Bambang. 2007. Asas-Asas Fisika 2B Kelas XI. Yogyakarta: Yudhistira.

8