Paris Van Java

23 Desember 2011

Bandung, ya Tuhan, nama itu selalu tengiang ditelingaku…
ya Tuhan, aku ingin kesana..
tapi bagaimana caranya?
aku tak punya uang..
ya Tuhan, salahkan jika aku bermimpi untuk dapat menginjakkan kaki disana..
aku bagaikan Ikal dan Arai dalam film Sang pemimpi, mereka bercita-cita ingin ke Paris, Perancis. tapi aku, aku cukuplah saja Paris Van Java 😀
seandainya aku menangin kuis berhadiah 2 milyar..:/
seandainya aku punya pesawat pribadi…*mimpi* hahha
aku hanya bisa berharap..:(
dan terus bermimpi..
pastikan!
Paris Van Java!!! tunggu aku!
aku pasti akan datang 🙂
aminn.. ya rabb…
_duniasulis_

Iklan

Sang Bintang Hati

Suatu Malam ingin aku rebahkan seluruh tubuhku diatas rerumputan kecil..
Yang Berkibas-kibas diterpa angin.
Biarkan sejenak aku
meratapi segala,
menghilangkan lelah,
menghapus luka,
mengistirahatkan sayapku yang telah terkoyak dan patah..
Aku ingin terbang lagi,
tapi tak mampu,,
aku ingin berjalan tapi aku keletihan..
Lebih baik aku menatap langit..
Malam ini mendung, tanpa cahaya,
tanpa bintang,,,
malam kedua, aku melakukan hal itu kembali,
muncul beberapa titik cahaya dari langit..
Ada yang bersinar, yaitu bintang selatan…
Aku penasaran,,
malam kemudian aku coba lagi, aku berharap akan menemukan lebih banyak bintang,,
malam itu bertaburan bintang..
Tapi tetap hanya satu bintang yang paling bederang,
Dan aku akan mengikuti arah paling terang benderang yaitu kamu..
“bintang hatiku”
tatap lah bersinar dihatiku…
_duniasulis_

Putri, jangan berkhayal lagi! part 2

Malam pertama di villa, aku dan fikri berjalan disekitar villa, menikmati suasana malam yang sunyi, hanya ada suara angin yang berhembus serta suara hewan-hewan malam. Dinginnya suasana bogor tak mampu menghalangi niat kami, semua semakin terasa indah dengan taburan bintang diantara langit. Sungguh sempurna, jarang ditemukan saat berada di Jakarta. Ditepi danau kami merebahkan badan diantara rerumputan, menatap langit nan luas, sungguh ciptaan yang luar biasa oleh Sang Esa. Menikamati pantulan bulan di atas danau.
Tiba-tiba datang peri-peri kecil, mereka menari diatas kami. Mereka menari bebas, lenggak-lenggok kesana kemari layaknya penari balet. Peri-peri itu seperti memantulkan cahaya warna-warni, kadang cahayanya diam sesaat, kemudian menghilang, kemudian muncul cahaya lagi. Tarian malam yang indah, mungkin puluhan peri-peri kecil itu tak pernah kelelahan untuk menari, memperlihatkan tarian indah mereka pada kami, manusia yang bertubuh besar. Baca lebih lanjut

Contoh Naskah Drama

Pas pelajaran seni, kita dapat tugas membuat naskah drama dan mementaskan drama, dan kami ingin berbagi kepada pembaca tentang drama kami………
Selamat membaca………:)

Sok Jagoan Anak Jaman Sekarang

Setting menggambarkan di sekolah. Ada 2 kelompok remaja yang berbeda prinsip. Kelompok pertama terdiri dari Mano,Della,Sulis,Vandio,dan Fadil. Sedangkan kelompok kedua terdiri dari Erlinda,Adhe,dan Putra.

Saat pelajaran habis, Mano, Della,dan Sulis sedang berjalan di koridor sekolah menuju kelas. Saat sedang berjalan, tiba-tiba Mano tidak sengaja menyenggol Erlinda yang sedang memainkan hp.

Erlinda : “eh…gak punya mata ya???liat tuh hp gue jatuh!!!!” (barbicara dengan nada tinggi)
Mano : “maaf ya….aku gak sengaja…”
Erlinda : “maaf maaf….enak aja!!!!”
Sulis : “udahlah…gak usah diladenin!!” (pergi meninggalkan Erlinda)
Erlinda : “ehh..sialan banget lo..gue lagi ngomong tau!!!lo kira gue patung???”
Lalu Mano,Della,dan Sulis tetap tidak mendengarkan Erlinda dan tetap pergi.

Setelah itu didalam kelas,Mano dan teman-temannya sedang duduk. Tiba-tiba Erlinda datang.

Erlinda : “eh cupu!!!lo kurang ajar ya…gak liat hp gue hancur gitu???lo biasa-biasa aja lagi..”
Sulis : “udahlah Er…Mano tuh gak sengaja!!!”
Erlinda : “gak sengaja lo bilang???mata lo picek!!!!” (berkata dengan kasar)
Della : “gak usah kasar gitu lah Er…biasa aja kaleeee!!!”
Erlinda : “buat lo biasa aja….tapi buat gue gak..”
Mano : (berkata dengan nyolot) “gue bilang gue gak sengja!!!lo tuli???”
Erlinda : (hampir menampar Mano)
Della : “ehh…” (sambil menangkap tangan Erlinda) “gak usah kasar lo ya!!!jaga tuh mulut..jangan asal nuduh!!!”
Erlinda : (langsung menjambak rambut Mano) “lo bertiga emang cari mati sama gue!!!!”
Della : (dengan gugup Della langsung menyuruh Sulis untuk memanggil Vandio dan Fadil) “Sulis…cepat kamu panggil Vandio sama Fadil!!!”

Lalu Sulis langsung pergi menemui Vandio dan Fadil.

Sulis : “Van…Dil…Mano dihajar sama Erlinda!!!!cepat ke kelas!!!”
Kemudian dengan tergesa-gesa mereka menuju ke kelas.
Vandio : “ehh..apa-apaan nih???” (memisahkan Erlinda dan Mano)
Fadil : “lo jangan gangguin teman gue!!!”
Erlinda : (dengan kesal,Erlinda menunjuk Mano) “awas lo!!!liat aja ntar…”
Lalu Erlinda pergi meninggalkan kelas.
Vandio : “lo gak apa-apa kan Mano???”
Fadil : “iya…lo gak apa-apa kan???”
Mano : “gue gak apa-apa kok….”

Di tempat lain.

Erlinda : “ahhhhh..sialan banget tuh si Mano!!!!”
Putra : (heran melihat Erlinda) “kenapa Er????”
Erlinda : “tuh si Mano…udah nyenggol gue,hp gue jatuh,masih aja nyari masalah…terus lebih parah lagi,gue dihina boy sama teman-temannya!!!”
Adhe : (sambil menggenggam kaleng) “sialan!!!nyari perkara mereka!!!”
Putra : “terhina banget kita….kita samperin aja langsung…”
Adhe : “oke..siapa takut…”

Akhirnya mereka menemui Mano dan kawan-kawan yang sedang berkumpul didalam
kelas.

Erlinda : “ehh..masalah kita belum selesai ya!!!!”
Putra&Adhe : “bantai aja Er!!!tunggu apa lagi…”
Vandio&Fadil : (melerai Erlinda dan Mano) “woi..woi…tenang-tenang!!!”
Adhe : “ehh..lo jangan ikut campur!!!!ini masalah teman gue…”
Vandio : “ini juga masalah teman gue!!!!”
Adhe : “ehh..rese’ lo ya!!!!”

Akhirnya mereka berkelahi. Ketika Adhe mau melesatkan kepalan tangannya ke Vandio,

Mano : stttttttttttttttttttttttttttttttttoooooooooooooooooopp?( semua terhenti)
Semua : stop!(tak,tak,tak dum, tak, tak dum) kau mencuri hatiku, hatiku.. stop kau mencuri hatiku( bernyanyi sambil berjoget, meninggalkan panggung).

Baiklah ini lah sepenggal drama yang disusun oleh :

1. Sulistya Wahyuningsih
2. Della Jenisa
3. Rista Fitriani
4. Erlinda Purnama sary
5. Putra Harisyan Sastra
6. Fadhil Muhammad Akrom
7. Vandio Abdlista
8. Adhe Gusty Vernanda

Kelas: XI IPA 2 (2010/2011)
Sekolah: SMA N 3 Pangkalpinang

Sebenarnya nih drama kagak tau lagi akhirannya, hahaha,,,ide ini didapat tanpa disengaja…

AKHIR DARI PERSAHABATAN EPISODE 10 (END)

•••
Aku mendapati Rendy, aku berusaha mengejarnya, tapi kenapa semakin cepat aku berlari semakin cepat ia lari, ia menjauhi aku,, hingga akhirnya aku kehilangan jejak dia,,,huftt.
Perasaanku sama sekali tidak tenang, ada rasa penyesalan dalam diriku, mengapa aku berbohong? Mengapa aku tak mengatakan yang sejujurnya? Mengapa aku melawan perasaanku? Aku terdiam menenangkan pikiran, dengan apa aku membalas semua ini,apa yang harus aku lakukan? Rendy, semenjak itu dia menghilang, komunikasi diantara kami putus, setiap kali aku kerumahnya, mamanya selalu bilang dia sedang tidak ada dirumah. Aku sungguh tak mengerti. Sudah hampir seminggu aku melakukan hal yang sama, dan hari ini aku ingin mencobanya lagi, tapai apa yang ku dapati, , selalu nihil, Rendy bagai hilang ditelan bumi, aku tahu, pasti ini dilakukan dengan sengaja, tak mungkin rendy seperti ini.
Sepulang dari rumah Rendy, aku bertemu Juli, wah, sudah berapa minggu ini aku tak melihatnya. Katanya sih dia sedang keluar kota beberapa hari yang lalu, entah apa yang ia lakukan?..
“Jul, kamu kemana aja?”
“baru pulang nih vik, dari luar kota, kok kamu sendirian?”
“o,, lagi ada urusann nih,, hahahaha,, biasa lahh, Rangga sama Dimas ngga boleh ikut”.
“hmm,, tapi kamu sama mereka baik-baik aja kan”?
“may be yes, may be no? Hahaha, “
“owhh,,, ni aku ada acara makan-makan, lusa malam, dateng ya,,, di cafe,, pokoknya harus dateng, kalau ngga dateng aku bakal benci banget sama kamu Vik?” Baca lebih lanjut

AKHIR DARI PERSAHABATAN EPISODE 9

•••
Aku nggak nyangka banget, bahwa kecelakaan kemarin membawa berkah untukku, kata dokter gangguan2 yang dulu sering kualami semenjak kejadian waktu ku kecil, sekarang sudah pulih total,, haha, ni bola emang membawa berkah, dan Rendy, aku bisa manfaatin dia untuk sementara waktu ini untuk memata-matai si letisna. Walaupun Cuma 1 minggu, ya, aku memberi syarat 1 minggu untuk menemaniku memata-matai Letisna, baru aku mau memaafkan dia. Padahal aku nggak marah-marah amat, tapi karena keadaan mendesak, mana dia ngotot banget pengen aku maafin dia.
Sore ini aku menelpon Rangga, aku mau minta tolong temenin ke toko buku. Tapi apa jawabnya? Dia mau nemenin cewe barunya ke salon??ahh,, sebel, lebih baik minta tolong sama Rendy sambil menjalankan misi. Baca lebih lanjut